Korelasi Antara Winglet dengan Software Anti Wheelie pada Motor MotoGP

Dalam MotoGP motor yang mempunyai power yang sangat besar tentunya dibenamkan piranti yang bisa membaca kondisi antara power delivery dan motor supaya tidak terjadi wheelie atau bahasa kita njamping.

Untuk Itu dalam software yang terbenam didalam ECU Motor MotoGP terdapat Software yang membaca sensor untuk mereduksi power supaya Tidak terjadi wheeli atau jumping.

Wheelie Membuang Power saat Berakselerasi

winglet anti wheelie

Nomor 1. Sensor Mendeteksi roda depan terangkat, Nomor 2. ECU memproses sinyal dari Sensor Roda depan dan memerintahkan mesin untuk mengurangi power & Torsi Nomor 3. Power dan Torsi Berkurangan sehingga motor kembali ke posisi semua

Dalam kondisi Start atau saat keluar dari tikungan tentunya Rider MotoGP bakal menggeber Habis Throttle atau Gas Pool untuk mendapatkan power penuh untuk akselerasi maksimal. Namun musti kita ingat kalau power motoGP sangar besar. Saat akan terjadi Wheeli atau Jumping. Kondisi ini tentu sangat mubadzir karena power terbuang percuma, yang seharusnya bisa untuk akselerasi tapi malah terbuang dengan Body Jumping atau Wheeli.

Sensor yang berada di Roda Depan akan membaca bahwa Roda Depan tidak menyentuh aspal. Kemudian memerintahkan ke ECU untuk mengurangi power motor supaya Roda Depan kembali ke Aspal. Tapi lagi-lagi hal ini pasti juga mengurangi kemampuan akselerasi motor, karena sudah jelas Torsi dikebiri. Hal ini menjadikan kerugian tersendiri bagi Rider.

Meminimalisir Power Yang terbuang dengan Winglet

Dari masalah di atas munculah Penggunaan Winglet yang secara aerodinamin akan memaksa Ban depan untuk tetap menyentuh tanah. Dengan penggunaan winglet ini Power mungkin tidak perlu terlalu besar untuk di reduksi. Sehingga bisa maksimal untuk berakselerasi saat start maupun keluar tikungan.

Masih ingatkan Sob Ducati pengguna Winglet saat ini cukup bertaji, berbanding terbalik dengan beberapa waktu lalu.

“Bersyukur kita mempunyai teman Blogger mas Tmcblog yang membeberkan masalah ini. Sijidewe hanya ikut mengulas karena merasa Informasi ini menarik menggunakan Bahasa awam ala sijidewe…”


Share This:

Related Posts

Got Something To Say:

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*