New Suzuki Satria FU 150 Fi , memaksa Spek “Ayago Masa Kini” Naik Grade

Suzuki satria Fu Injeksi atau Satria Fu 150 Fi yang baru hari selasa kemarin di luncurkan memang cukup mencengangkan Lur, dengan Spesifikasi yang terbilang di atas rata-rata motor sport 150 cc yang beredar di indonesia, terlebih ini adalah ayago.. yup ayago atau ayam jago penjelmaan dari kombinasi bebek dan motor sport.

 

Satria_Fu_Ijeksien_2015_DP_04Dari informasi yang telah menyebar hasil test ride, Putaran mesin Satria Fu injeksi ini mencapai 13000 rpm, yang pastinya angka ini akan sangat mepet dengan batas aman putaran mesin. Sebagai Contoh untuk Overbore CBR150 versi lama yang mempunyai panjang stroke 47,2 mm mempunyai batas aman maksimal putaran mesin sampai 13,300 rpm dan tentunya ini untuk keperluan balap. sedangkan untuk keperluan mass pro pada CBR150R old version milik sijidewe.com maksimal pada 12,500 rpm.

satria-F150-FI-3

 

Dengan pemaksaan RPM hingga 13000 tentunya satria pasti juga tidak main-main dengan urusan part. user pasti akan sering menggunakan batas limit RPM tersebut,. terlebih jika motor ini sudah ditangan Aabg-abg speedfreeak. Selain itu JUga pemasangan Throtle Body ukuran 32  mm, ya wes sepertinya cukup mumpuni untuk keprluan balap Lur. belum lagi bobot yang klaimnya lebih ringan 16% dibanding versi sebelumnya.

Oh ya sedikit informasi untuk Satria FU 150 Fi aka satria Fu injeksi ini Lur power maksimal yang keluar dari crank case mesin adalah 13 Kw pada 10.000 Rpm dan 13.8 Nm pada 8500 RPm. Benar-benar khas Overbore DOHC.. Pantas satria FU injeksi ini dijadikan suksesor pendahulunya sebagai ayago tersekses yang sudah brojol selama 10 tahun lebih.
Dengan Spesifikasi seperti ini suzuki satria Fu Injeksi seolah memaksa lawan di kelas ayago untuk naik grade atau standar ayago. Bahkan Sonic 150 R sendiri yang belum lama Brojol seolah terkesan terkebiri powernya dengan kehadiran Satria Fu Injeksi ini.


Share This:

Related Posts

Got Something To Say:

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*